Langsung ke konten utama

NISCAYA



Menua, tak mengapa

Bukankah itu niscaya

Secepat ini 

Memasuki paruh baya

Sedang inner child masih meronta

Kemana saja aku

1 dekade seperti 1 pekan

Oh ya aku sibuk mencari tenang

Yang tak kunjung datang, kata Yura dalam lirik lagunya 

Hey selamat datang 

Angka baru, kepala baru

Sedih rasanya tapi bersyukur

Masih merasakan pertambahan umur

Maaf jika masih kekanakan

Maaf jika masih banyak menyimpan kepahitan 

Maaf jika belom sepenuhnya meletakkan ransel beban itu

Kuharap perjalanan kita indah

230325

~rad~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SECUKUPNYA

  Terlalu maruk Tak henti berkecamuk Mengaduk rasuk Mengacau logika Aku bukan penganalisa Jangan kau paksa aku untuk terus berkutat dengan rotasi pikiranku Aku muak mengitari lingkaran setan yang tak berujung itu Sesekali biarkanku diam Hening, tenang Bisakah sehari tanpa kompulsi Meski obsesi tiada henti Bisakah sehari tanpa waswas Meski cemas terus mengawas Tak semudah itu katamu Jika belum lega, otakmu masih menggila Persetan kataku!! Kau tak berhak mengaturku Aku pengendali diriku Dan kamu kuijinkan ada Sebagai alarm waspada Secukupnya 280925 ~rad~

GANDRUNG

Kau buat gerimis tipis Saat aku rentan menangis Melupa, meluka Karena tawa sekejap mata Kau buat melambung Bukan lagi perih dilambung Namun hanya seujung Lalu buatku kembali linglung Hei, kamu bukan jelangkung Seenak jidat berkunjung Aku bukan sibadut kampung Yang siap menghibur Saat duniamu mulai suwung Tapi sial rasaku lebih badung Hingga rela terpasung Meski asa tak berujung Dasar aku Sadar aku Mau saja dirundung gandrung Hingga sore mendung Dan rinduku masih Terkatung- pasung 301224 ~rad~