Langsung ke konten utama

Postingan

SECUKUPNYA

  Terlalu maruk Tak henti berkecamuk Mengaduk rasuk Mengacau logika Aku bukan penganalisa Jangan kau paksa aku untuk terus berkutat dengan rotasi pikiranku Aku muak mengitari lingkaran setan yang tak berujung itu Sesekali biarkanku diam Hening, tenang Bisakah sehari tanpa kompulsi Meski obsesi tiada henti Bisakah sehari tanpa waswas Meski cemas terus mengawas Tak semudah itu katamu Jika belum lega, otakmu masih menggila Persetan kataku!! Kau tak berhak mengaturku Aku pengendali diriku Dan kamu kuijinkan ada Sebagai alarm waspada Secukupnya 280925 ~rad~
Postingan terbaru

NISCAYA

Menua, tak mengapa Bukankah itu niscaya Secepat ini  Memasuki paruh baya Sedang inner child masih meronta Kemana saja aku 1 dekade seperti 1 pekan Oh ya aku sibuk mencari tenang Yang tak kunjung datang, kata Yura dalam lirik lagunya  Hey selamat datang  Angka baru, kepala baru Sedih rasanya tapi bersyukur Masih merasakan pertambahan umur Maaf jika masih kekanakan Maaf jika masih banyak menyimpan kepahitan  Maaf jika belom sepenuhnya meletakkan ransel beban itu Kuharap perjalanan kita indah 230325 ~rad~

GANDRUNG

Kau buat gerimis tipis Saat aku rentan menangis Melupa, meluka Karena tawa sekejap mata Kau buat melambung Bukan lagi perih dilambung Namun hanya seujung Lalu buatku kembali linglung Hei, kamu bukan jelangkung Seenak jidat berkunjung Aku bukan sibadut kampung Yang siap menghibur Saat duniamu mulai suwung Tapi sial rasaku lebih badung Hingga rela terpasung Meski asa tak berujung Dasar aku Sadar aku Mau saja dirundung gandrung Hingga sore mendung Dan rinduku masih Terkatung- pasung 301224 ~rad~

TENTANG RASA

Tentang rasa yang numpang lewat Dan tentang rasa yang lancang pergi Entah apa maunya Namun itulah kodrat manusia Selalu bergulana dengan bermacam rasa Sedih, takut, rindu, kagum, kecewa Hhh... Manusia selabil ini harus bergulat dengan emosinya sendiri Mungkin memang Tuhan Ingin manusia lebih peka Tentang rasa yang dianugerahkan Mungkin memang Tuhan Ingin manusia lebih bisa mengolah rasa Dengan bijaksana Jangan terlalu terbawa oleh rasa Atau rasa itu akan membuatmu lupa Menjadikanmu egois dan jumawa Bahkan membawamu jauh, terlena hingga tak sadar kamu terbang tinggi dan berakhir menukik dengan kecewa Nikmati rasa dengan sekedarnya Saat ia menawarkan wewangian Cium harumnya Namun jangan sesekali kau hirup hingga menembus ke hatimu Agar tetap tidak melupa Diri ini siapa Hanya seremah jiwa yang tak sempurna Dan saat ia menawarkan gelisah Nikmatilah resah Namun... Jangan mau menyerah Meski dicecar gundah Tak bersudah 121004 ~rad~

SEJENAK

Jangan takut bersuka Meski tak selamanya Karena dunia fana Mengajak bercanda Kadang cemas merampas Datang diantara tawa lepas Berdiri seolah tenang Berpura riang diantara rasa gamang Berlagak nyaman Padahal.. Setengah mati bertahan Jangan ragu Letakkan ransel beban itu Sejenak, sempatkan gelak Bukan mengelak Hanya sedikit memberi jarak Agar hidup tiada sesak Agar rasa tak lagi muak Karena jiwa butuh keseimbangan Tak selalu perihal kesedihan Karena hidup butuh dinamika Tak melulu tentang luka #selamatharikesehatanmentaldunia 101004 ~rad~

BASA BASI

Mending diem gak sih daripada basa basi tapi unfaedah Situasi: Dalam jamuan makan, seseorang yang baru saja mengambilkan makanan anaknya dan mau berjalan mencari tempat untuk makan berpapasan dengan seorang ibu-ibu Ibu-ibu itu tiba tiba nyerocos bilang "mbak diet!! diett!! Sambil tertawa dan ngelihatin badan wanita itu padahal entah apa yang ditertawakan Alhasil mood wanita tsb langsung drop dan selera makan menurun, walaupun pada akhirnya ia mengambil makan juga. Tapi ibu tsb sudah merampas separuh kebahagiaannya dihari itu dengan sepotong kalimat yang dia ulang ulang Pesan moral: berbasa basi itu bagus tapi lebih baik diam daripada mengucapkan kata kata yang sama sekali tidak berfaedah dan imbasnya hanya membuat mood seseorang rusak. 101004 ~rad~

HINGAR BENAR

Hingar benar hidupmu Dengan gibah tak bersudah Meremehkan perih pilu Yang ku bangun kala itu Dari bulan naik Hingga lolong serigala  Kumenata semua dikepalanya Hingga pagi tiba Enteng saja mencela Bahkan hanya lewat ekor matanya Dangkal benar logika Cuma berdasar satu cerita Hey hidup itu dinamis Tak melulu di satu premis Perlukah membaca novel hidupku yang rumit ini Atau menonton drama dengan beribu plot twist Ternyata selugu itu isi kepalamu Sebatas apa yang terlintas Namun mulutmu begitu beringas Seolah paling cadas Aku melewati bebatuan Bukan hanya jalanan beraspal Jadi kau salah merapal Untung jariku enggan mengepal 040724 ~rad~